Lyrics Malaikat juga Tahu
Dies ist mein Lieblingslied
;-)
Hör gut zu!
der Titel : Malaikat juga Tahu
Sängerin: Dewi Lestari

Lelahmu jadi lelahku juga
Bahagiamu bahagiaku pasti
Berbagi takdir kita selalu
Kecuali tiap kau jatuh hati
Kali ini hampir habis dayaku
Membuktikan padamu ada cinta yang nyata
Setia hadir setiap hari
Tak tega biarkan kau sendiri
Meski seringkali kau malah asyik sendiri
Karena kau tak lihat terkadang malaikat
Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya
Hampamu tak kan hilang semalam
Oleh pacar impian
Tetapi kesempatan untukku yang mungkin tak sempurna
Tapi siap untuk diuji
Kupercaya diri.. Cintakulah yang sejati
Namun tak kau lihat terkadang malaikat
Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya
Kau selalu meminta tuk terus kutemani
Engkau selalu bercanda andai wajahku diganti
Relakan ku pergi.. Karna tak sanggup sendiri
Namun tak kau lihat terkadang malaikat
Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu.. Aku kan jadi juaranya
Buitenzorg ... I'm in Love
Bogor, it's called so. This city is located in Indonesia. People call it as rain city, because there is often raining. Bogor has cool weather, nice view, but also heavy traffic jam. That's the negative side from Bogor. Mass transportation are disordered. There are so many angkot, so it is called. Although there is traffic jam, I always love this city.
This are the following nice views form Bogor:
1. Istana Bogor (Bogor Palace)
This palace is built by dutch governor, Baron Gustaaf willem Van Imhoff in year 1745. dutch Governor and his government official used this palace as rest area. Five country Conference is held there in year 1954, and APEC is held also there in year 1994. Many pictures are saved there.
2. Kebun Raya Bogor (Bogor Park)
This park is very wide. Prof. Dr. CG Reinwardt is the establisher. There are many plants. This Park has many cactus and orchilds collection.

Kerasukan Setan Film Korea
Glekkk.. ada yang berubah dari sohib gue yang satu ini. Giliiing tuh anak jadi kerasukan setan korea gini. Sumpah deh, gue gak tau gimana ceritanya tuh setan korea bisa masuk ke doski. Pertama kali ketemu semenjak skitar 3 bulan ga ketemu, doski ceritain ttg film2 korea and variety show yang katanya sih kocak, tapi tau dehhh bagian mana yang kocak. Lha pan... acaranya pake bahasa Korea smua, mana eiki ngerti???
Gak cukup nyeritain film korea, doski juga memamerkan acara variety show Korea lewat laptopnya. Haiyaaa... setan koreanya tingkat tinggi nih, sampe susah amat keliatannya kluar dari tuh anak. Apanya yang seru sih? Gue akui kalo film Korea nyang di Indosiar kayak Coffee Prince, Full House itu mah gue suka amaaat. Tapi film2 yang doski tonton gak ada di TV, atau blum muncul di TV smua, doski biasa tonton di Youtube.com or di TV langganan. Waaah makin gak nyambung aja nih kita... Entah sampe kapan tuh setan film korea bersemayam di diri sohib gue itu. Smoga aja tuh setan bosen ngejogrog lama-lama di badan die. Ya salaam.

Puskesmas yesss...
Sudah tiga hari demam ini tak kunjung turun. Tiga hari berasa tiga minggu lamanya. Gak nafsu makan, malah ingin muntah. Eneg, pusing, flu, dan ditambah pula batuk lengkap sudah penderitaanku jadi satu. Hiks hiks hiks... Di hari ketiga kemarin aku segera pergi berobat ke Puskesmas di tempat biasa ibuku berobat. Ibu bilang, "puskesmas itu puskesmas bagus nit, meskipun hanya puskesmas tapi dokter, dan perawatnya profesional. Laboratoriumnya juga lengkap."
Akhirnya dengan bujukan ibu aku berangkat jam 7 pagi untuk berobat ke Puskesmas Kecamatan Pulogadung bersama ayah. Sesampainya disana terlihat masih sedikit pasien yang mendaftar. Untung aku datang lebih awal, hal ini membuatku cepat masuk ke ruangan periksa dan dapat segera pulang. Dokter yang memeriksaku cukup ramah dan cekatan dalam bertindak. Meski banyak pasien yang menunggu di luar ruangan periksa, beliau tetap teliti bertanya keluhan. Sungguh pelayanan yang memuaskan. Setelah ditanya keluhanku, aku diminta untuk cek darah di laboratorium puskesmas. Sesampai di ruangan laboratorium, pandanganku terarah pada berbagai macam alat laboratorium yang dimiliki puskesmas ini. Semua alat terlihat baru dan lengkap. Pokoknya canggih beut dah..
Usai cek darah akupun kembali menemui dokter untuk diberi resep obat. Total waktu dari pertama aku datang hingga obat sudah dapat di tangan ada sekitar 2 jam. Rasanya lama memang. Tapi andai saja ruang periksa di puskesmas ini di tambah 2 lagi, dan tenaga medis diperbantukan lebih tentu antrian pasien tidak akan banyak sekali. Terlepas dari waktu menunggu yang lama, aku sangat puas akan kinerja dari tenaga medis di puskesmas ini. Sekarang di hari keempat demamku sudah turun dan Alhamdulillah bisa kembali beraktivitas lagi. Puskesmas yesss...
Bidadari-bidadari Surga di sekitarku...
Sebut saja KD, begitu aku memanggilnya. Sosoknya begitu membuatku kagum. Kagum akan kemandiriannya dan tanggung jawabnya dalam menghidupi keluarga. Di usia 31 tahun, masih hidup sendiri bersama orang tua dan keponakan tercinta. Terus terang aku berharap agar ia diberi kemudahan dalam menemukan pasangan yang terbaik. Subhanallah di tengah cobaan hidup yang menghampirinya, ia selalu kuat dan optimis dalam menghadapi semuanya.
Perempuan lainnya, yang juga membuat jantung ini berdecak kagum adalah MS. Sosok perempuan mandiri, yang tak mau bergantung pada uluran tangan orang lain. Di tengah keterbatasan ekonomi keluarga, ia rela berhenti sekolah selepas SMP, karena ia ingin memberikan kesempatan kepada adik-adiknya untuk meneruskan sekolah. "Saya ingin adik-adik saya lebih pintar. Tidak bodoh seperti saya", begitu katanya kepadaku di suatu sore. Kini di usianya yang menginjak 32 tahun, ia pun masih sendiri, baru ingin memulai kembali sekolah, meneruskan SMA.
dan masih banyak lagi perempuan yang seperti contoh di atas. Mandiri, prihatin, sabar dll. Aku berharap semoga kelak mereka menjadi bidadari-bidadari surga yang akan bertemu cinta sejatinya disana kelak.
Muridku adalah murid-murid terpintar :-)
Senangnya bukan kepalang ketika seorang guru berhasil mendidik anak didiknya dengan baik. Dulu ketika masih menyandang status sebagai siswa, aku berpikir bahwa kebahagiaan siswa meraih kesuksesan hanya dirasakan oleh siswa itu sendiri dan orang tuanya, tidak termasuk gurunya. Namun setelah aku alami sendiri, bahwa kebahagiaan terbesar dari kesuksesan anak didik ada pada guru yang mendidiknya. Luar biasa sebuah prestasi yang tak tergambarkan dengan kata-kata, bahkan sejuta penghargaan yang diraih tak mampu menandingi kebahagiaan ini.
Suatu hari aku bertanya kepada murid-muridku tercinta, "teman-teman sekalian bagaimana hasil raportnya? bagus gak?"
"Saya ranking 1, bu" ujar Nabila
"Saya ranking 1 juga, bu" seru Amanda
"Saya juga ranking 1, bu" jawab Firly
"Kalau saya ranking 4, bu" sahut Tiara
"Saya gak dapat ranking, bu" aku Kholis
"Alhamdulillah saya ranking 10, bu" imbuh Damar
"Wahh, hebat-hebat ya, murid bu Guru semua, pintar-pintar semuanya. Alhamdulillah" lanjutku.
Subhanallah... Allah memberkahi saya anak-anak didik yang luar biasa pintar, rajin, dan terus berusaha keras untuk menuntut ilmu, padahal kondisi keuangan dari keluarga yang pas-pasan. Luar Biasa... Luv u all so much
