Aku teringat akan dongeng masa kecil. Ada Cinderella, putri tidur, aladin lampu ajaib dll. Meski memiliki cerita yang berbeda-beda, tapi semuanya punya satu kesamaan. Dongeng selalu bersifat utopis. Semu. Fiktif. Khayalan belaka. Tapi meski hanya cerita khayalan, entah kenapa aku sangat menyukai cerita-cerita fiktif, apalagi kalau ditambah ada unsur petualangannya. Wow… fantasiku pasti akan menjelajah setiap kata. Seakan diriku larut dalam cerita, dan berusaha menjelma menjadi sosok si pemeran utama.

Setiap cerita memang terlahir fiktif. Sungguh suatu hal yang menyenangkan bila sosok fiktif hadir dalam kehidupan nyata. Dunia menjadi lebih sejahtera bila banyak Robin Hood di setiap negara. Maka tentu tak ada lagi kesenjangan sosial antara si Borjuis dan Proletar. Dan dunia akan indah bila banyak lampu ajaib di seluruh negeri. Dan yang pasti setiap wanita tidak akan bingung lagi memilih pasangan bila ada banyak pria seperti Fahri, sosok pemeran utama film Ayat-ayat Cinta, dalam dunia ini. Namun sayang di dunia ini, kiranya sosok idealis masih utopis. Tapi bukan hal mustahil bahwa di luar sana, di belahan bumi lain mungkin masih ada segelintir manusia seperti Robin Hood, Fahri, dan pejuang-pejuang dongeng lainnya. Sehingga mungkin saja sosok idealis yang kelihatannya utopis menjelma menjadi realis. Siapa yang tahu?