Cry

 

Aku terdiam dalam kenyataan

Tak pandai berkata-kata

Cukup tetesan air mata menjadi jawabnya

 

Kala kau berkata sejujurnya

Hatiku pilu

Lidahku kelu

Seakan petir menyambar di siang hari

 

Apa maksudmu?

Mengapa kau berbuat demikian?

Apa salahku?

 

Cukup terima kasih sampai disini

Hanya air mata jawabku